KPU Ingin Ada Materai untuk Calon Independen, Ahok: Ya Sudah Tidak Usah Ikut Aja KPU Ingin Ada Materai untuk Calon Independen, Ahok: Ya Sudah Tidak Usah Ikut Aja



Liputanberita.net - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama tidak ambil pusing dengan keinginan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menginginkan surat pernyataan dukungan terhadap calon perseorangan dalam pemilihan gubernur (pilgub) ditambahkan materai, yang tercantum dalam draf Perubahan Kedua atas Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pencalonan Pemilihan Kepala Daerah.

Jika peraturan itu benar-benar diterbitkan dan ditetapkan KPU, Basuki rela tidak ikut Pilgub DKI 2017 mendatang. Alasannya, Basuki mengaku tak memiliki biaya hanya untuk membeli materai. Pasalnya, untuk satu juta KTP yang harus bermaterai, setidaknya dibutuhkan biaya Rp 6 miliar.

“Duit dari mana kami giringnya? Saya pikir sudahlah santai saja. Kalau sampai (aturan) KPU keluar ada materai dan dia bilang tidak bisa ikut, kalau tidak ada materai, ya sudah tidak usah ikut,” ujar Basuki di Balai Kota, Rabu (20/4).

Ia mengatakan banyak pihak yang tidak menginginkannya kembali menjadi gubernur DKI Jakarta. Apalagi, jabatannya sebagai gubernur baru akan benar-benar habis pada Oktober 2017. Di masa tersisa itu, Basuki pun bertekad untuk membenahi Jakarta semampunya, sehingga setelah itu ia pun mempersilakan semua yang tidak menginginkannya menjadi gubernur untuk berpesta pora merayakannya.

“Orang yang ingin sekali jadi gubernur, tetapi tidak pernah kasih program apa (yang akan dilakukan) kalau jadi gubernur. Sampai hari ini saya tidak dengar programnya apa. Kalau cuma mau jadi gubernur, ambil saja deh! Kalau cuma gara-gara KTP, saya tidak bisa ikut,” pungkasnya. (SP)

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11