Proyek Tol Pejagan-Brebes Timur Mangkrak 20 Tahun, Masuk era Jokowi: Hanya 14 Bulan, Selesai! Proyek Tol Pejagan-Brebes Timur Mangkrak 20 Tahun, Masuk era Jokowi: Hanya 14 Bulan, Selesai!

Proyek Tol Pejagan-Brebes Timur Mangkrak 20 Tahun, Masuk era Jokowi: Hanya 14 Bulan, Selesai!

Liputanberita.net - Proyek Tol Pejagan-Brebes Timur akhirnya sebagian sudah rampung. Proyek tol ini mangkrak selama 20 tahun.

PT Waskita Karya melalui anak usahanya, PT Waskita Toll Road, mengambil alih konsesi jalan tol tersebut 14 bulan lalu. Setelah 20 tahun dikerjakan oleh perusahaan yang lama, akhirnya tol ini bisa rampung.

“Nyatanya ini dikerjakan 14 bulan juga rampung, siang-malam, siang-malam,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi), saat melakukan peninjauan di Gerbang Tol Brebes Timur, Senin (11/4/2016).

Saat ini Seksi I dan II Tol Pejagan-Brebes Timur sepanjang 21 km sudah rampung. Sisanya, Seksi III dan IV sepanjang 37 km diperkirakan beroperasi tahun depan.

“Intinya nggak ada masalah. Ini sudah 20 tahun lho, berhenti karena masalah pembebasan (lahan). Ini rampung yang 21 km selesai nanti bisa dipakai untuk Lebaran,” kata Jokowi.

“Sering saya sampaikan bahwa adanya jalan, adanya tol, adanya pelabuhan, adanya jalur kereta api itu mempercepat distribusi barang dan mobilitas orang. Artinya mobilitas orang dan barang, dua-duanya,” ujarnya. (Detik)

AWAL MULA PEMBANGUNAN

Ruas jalan tol Pejagan-Pemalang di Jawa Tengah mulai dibangun hari ini. Jalan tol sepanjang 57,5 kilometer ini merupakan bagian dari jaringan jalan tol trans-Jawa.

“Pencanangan pembangunan jalan tol ini semakin mendekatkan pada terwujudnya jaringan jalan tol trans-Jawa sebagai jalur logistik yang akan menunjang pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto saat meresmikan pembangunan jalan tol ini, Rabu, 23 Juli 2014.

Djoko mengatakan pembangunan jalan tol tersebut merupakan solusi mengurangi kepadatan kendaraan di jalur Pantai Utara Jawa. Saat ini jalur tersebut menjadi tumpuan utama arus kendaraan pribadi dan logistik di sepanjang Pulau Jawa yang mencapai titik terpadat pada momen mudik Lebaran. “Pantura sudah sangat padat, namun jalannya sulit untuk dilebarkan. Adanya jalan tol ini akan menjadi penunjang jalur Pantura sebagai jalur distribusi logistik nasional,” ujarnya.

Jalan tol ini terdiri atas empat seksi yang membentang melewati Brebes, Tegal, dan Pemalang di Jawa Tengah. Konstruksi jalan tol akan menggunakan rigid pavement atau perkerasan kaku dengan empat jalur pada tahap awal dan enam jalur pada bagian akhirnya. Total investasi pembangunan jalan tol ini sebesar Rp 4,08 triliun. “Biaya ini akan dipenuhi oleh PT Pejagan Pemalang Tol Road sebagai badan usaha jalan tol dengan didukung pinjaman dari Bank Exim Indonesia,” tuturnya.

Seksi I sepanjang 14,2 kilometer yang menghubungkan Pejagan-Brebes Barat dan seksi II sepanjang 6 kilometer yang menghubungkan Brebes Barat-Brebes Timur ditargetkan selesai pada 2015. Pembebasan lahan seksi I telah mencapai 96,31 persen dan seksi II sudah 95,75 persen. Pembebasan lahan sepenuhnya ditargetkan akhir September nanti.

Sementara itu, pengadaan tanah seksi III sepanjang 10,4 kilometer yang menghubungkan Brebes Timur-Tegal Timur akan dilakukan sesuai dengan jadwal. Begitu pula terhadap seksi IV sepanjang 26,9 kilometer yang menghubungkan Tegal Timur-Pemalang. (Tempo)

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11