Lagi-Lagi Ratna Sarumpaet Harus Menanggung Malu Akibat Salah Memfitnah Jokowi! Lagi-Lagi Ratna Sarumpaet Harus Menanggung Malu Akibat Salah Memfitnah Jokowi!



Liputanberita.net - Sepertinya tak habis fitnah yang dilemparkan kepada Pemerintahan Jokowi. Seakan - akan bahan bakar fitnah selalu saja ada dan tak pernah habis.

Aneh saja orang - orang intelek sekelas Ratna Sarumpaet langsung memakan mentah - mentah postingan followernya dan di retweet. Untuk membentuk opini? Seharusnya orang - orang intelek seperti Ratna Sarumpaet yang namanya sudah mendunia tapi karena rasa benci dan anti patinya sampai - sampai semua postingan followernya yang berbau 'anti Jokowi' langsung di retweet tanpa cek and ricek.

Seperti halnya postingan dibawah ini sungguh fitnah yang sangat kejam. Menyebarkan opini bahwa rezim ini telah memasukan warga asing tanpa lewati imigrasi.



Kejadian seperti ini sepertinya langsung dimanfaatkan oleh orang - orang pembenci, dan disebarkan oleh orang - orang bodoh lalu dipercaya oleh orang - orang idiot.
Memalukan! Padahal cerita yang sebenarnya adalah Lion Air salah masuk terminal.

Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait membenarkan bahwa penerbangan Singapura-Cengkareng pada 10 Mei 2016, telah salah masuk terminal. Di mana sebanyak 182 penumpang diturunkan di terminal domestik Bandara Soekarno Hatta, bukan di terminal kedatangan luar negeri.

Imbasnya, beberapa penumpang tak melewati imigrasi, seperti seharusnya. Mengenai hal itu, pria yang karib disapa Edo ini menjelaskan bahwa ada kesalahan dari pihak sopir bus.
Di mana sopir bus sudah salah mengira. Dia pikir 182 penumpang itu usai terbang dari Padang bukan Singapura.

"Untuk setiap pesawat yang parkir di remote area sudah kami siapkan bus untuk mengantar penumpang ke terminal. Apa yang terjadi adalah terdapat salah satu sopir bus yang akan menjemput penumpang dari Padang, dan mengira bahwa penumpang JT 161 adalah dari Padang," ujar Edo kepada JPNN, Sabtu (14/5) malam.

Namun, setelah sadar melakukan kesalahan, sopir yang membawa 182 penumpang ke terminal domestik langsung berbalik arah.
"Setelah petugas menyadari bahwa telah terjadi kesalahan, para penumpang JT 161 langsung diarahkan kembali ke bus untuk dibawa ke Terminal 2," tandasnya.

Sementara pihak Kementerian Perhubungan akan menginvestigasi kasus pesawat Lion Air JT 161 dari Singapura yang salah menurunkan penumpang di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Kamis (10/5) lalu. Pihak-pihak terkait akan dipanggil hari ini.

"Kejadian tersebut benar adanya. Ada kesalahan mis-handling dari ground handling JT (Lion Air)," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hemi Pamurahardjo dalam keterangannya, Sabtu (15/5/2016).

Dijelaskan Hemi, saat Lion Air JT161 parkir di R54 Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, terdapat pesawat Lion Air lainnya dari Padang yang parkir di R56.

"Sopir yang mengangkut pax (penumpang) ex-SIN menyangka pax tersebut ex-Padang, dan saat disadari bahwa pax yang diangkut adalah pax internasional, sudah terlambat karena pax sudah keluar dari T1 (terminal 1)," jelasnya.

"Akibat dari laporan masyarakat ini, besok tanggal 15 Mei 2016 pihak Otband Soetta akan memanggil pihak-pihak terkait, dan dilakukan investigasi. Kemenhub akan memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang lalai," sambung Hemi menegaskan.

Pihak Lion Air sendiri sudah mengkonfirmasi soal kasus ini. Lion Air mengaku bersalah telah menurunkan penumpang dari Singapura di terminal domestik Bandara Soekarno-Hatta. Maskapai ini juga sudah ditegur pihak imigrasi bandara.(detik/Jpnn)

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11