Ahok Tegaskan Sekali Lagi Jilbab Itu Bagian dari Agama, Bukan Seragam Sekolah! Ahok Tegaskan Sekali Lagi Jilbab Itu Bagian dari Agama, Bukan Seragam Sekolah!


Liputanberita.net - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan tetap melarang sekolah negeri di Jakarta mewajibkan siswinya mengenakan jilbab. Dia menjelaskan, sudah sepatutnya penggunaan jilbab berdasarkan hati nurani, bukan karena aturan sekolah.

"Aku cuma ingatkan ke Kepala Sekolah untuk ngajarin anak-anak itu kalau pakai jilbab jangan terus keluar naik motor dibuka (jilbabnya)," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (10/6/2016).

Dikatakan Ahok, hal tersebut akan mulai disosialisasikan lewat guru-guru di sekolah. Sebab dia menilai, semakin budaya lepas jilbab tersebut didiamkan akan semakin berbahaya.

"Jadi maksud saya, jangan begitu nanti dia naik ke mobil, dia copot (jilbab). Kamu harus ngajarin orang, pakai jilbab ini bagian dari agama, bukan seragam sekolah," terang Ahok.

Sebab sejauh ini, mantan Bupati Belitung Timur itu menilai, kebanyak anak-anak sekolah mengenakan jilbab karena terpaksa. Takut dikenakan sanksi sekolah karena tidak sesuai seragam

"Saya bilang jilbab itu bukan seragam sekolah, ini panggilan hati, akhlak, agama. Kalau saya beragama mesti pakai jilbab itu bukan karena sekolah tapi karena agama," tegasnya.

Seperti diketahui, pelarangan pengenaan hijab disampaikan Ahok saat memberi pengarahan kepada 1.700 kepala sekolah TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan pejabat struktural eselon III serta IV di lingkungan Dinas Pendidikan DKI Jakarta di Gedung Yayasan Buddha Tzu Chi, Sabtu (4/6/2016).

Menurut Ahok, larangan itu sudah pernah ia terapkan saat menjadi Bupati Belitung Timur pada 2006.

"Tempat saya itu 93 persen Muslim. Tiba-tiba, semua guru mewajibkan semua muridnya berkerudung. Padahal, kerudung itu kan panggilan iman," ujar Ahok.

"Anda mengimani kalau kerudung itu sebagai sesuatu yang bisa menyelamatkan Anda, ya silakan, tetapi Anda tidak bisa memaksa semua anak pakai kerudung," kata dia. (rn)

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11