Gerindra Geram: Jika Kami Rasis, Ahok Tidak Dicalonkan di 2012 Gerindra Geram: Jika Kami Rasis, Ahok Tidak Dicalonkan di 2012


Liputanberita.net - Partai Gerindra tidak terima dengan pernyataan Basuki Tjahaja Purnama. Gubernur DKI tersebut sebelumnya bilang ke Sandiaga Uno kalau ada oknum Gerindra yang sengaja menjelek-jelekan dia dengan isu SARA.

"Tuduhan ada oknum Gerindra yang rasis adalah tuduhan serius yang harus dibuktikan secara hukum oleh Ahok," tegas Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra, Habiburokhman, dalam siaran persnya, Sabtu (13/8).

Nilai antirasisme, lanjut alumni Fakultas Hukum Unila itu, tertuang jelas dalam Pasal 60 Anggaran Dasar Partai Gerindra. Dalam pasal itu disebutkan, jika kader Partai Gerindra bertekad membangun suatu masyarakat Bhinneka Tunggal Ika yang melindungi segenap tumpah darah Indonesia apapaun sukunya, apapaun agamanya, apapaun rasnya dan apapun latar belakang sosialnya.

"Kami tidak terima dibilang rasis. Karena justru Gerindra adalah salah satu pelopor perjuangan melawan rasisme," tutur kader Gerindra yang bersumpah akan lompat dari Monas kalau Teman Ahok bisa raih satu juta KTP itu.

Ahok juga dianggap seolah-olah mengajari partai yang pernah melambungkannya hingga bisa duduk di kursi DKI 1 seperti saat ini. Jika memang Gerindra rasis, kata Habib, tentu pihaknya tidak akan mencalonkan mantan Bupati Belitung Timur itu sebagai wakil Jokowi di Pilkada DKI 2012.

"Ahok jangan ajari bebek berenang. Jika kami (Gerindra) rasis, tentu kami tidak akan mencalonkan Ahok sebagai wagub pada tahun 2012," papar pria kelahiran, Metro 17 September 1974 tersebut.

Rencananya, pihak Gerindra akan melaporkan Ahok atas dugaan fitnah terkait statement Ahok di media massa tersebut, Sabtu siang. "Jika Ahok tidak bisa membuktikannya maka kami akan menempuh jalur hukum," demikian Habib.

Untuk diketahui, tindakan rasisme adalah tindak pidana yang mempunyai sanksi pidana sebagaimana diatur UU Nomor 40 Tahun 2008. (rm)

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11