Anies ke Warga Bantaran Kali di Ancol: Mau Ganti atau Teruskan Gubernurnya? Anies ke Warga Bantaran Kali di Ancol: Mau Ganti atau Teruskan Gubernurnya?


Anies ke Warga Bantaran Kali di Ancol: Mau Ganti atau Teruskan Gubernurnya?
Liputanberita.net - Di hadapan bakal cagub DKI Anies Baswedan, warga Jalan Krapu, Ancol, Jakarta Utara mencurahkan isi hati mereka. Utamanya soal harapan mereka yang tidak ingin digusur lantaran rumah mereka berada di bantaran sungai.

Salah seorang warga yang juga anggota Komunitas Anak Kali Ciliwung, Andi Amir mengatakan kepada Anies, bahwa warga di Jalan Krapu, Jakut juga ingin diikutsertakan dalam pembangunan di DKI.

Ia menyampaikan, warga telah berpartisipasi aktif membangun kampung di wilayah yang berdekatan dengan bantaran kali dan menjadikan kampung tersebut bersih.

Ia menolak keputusan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengharuskan pemukiman di bantaran kali harus direlokasi untuk melakukan normalisasi sungai.

"Kami tidak memerlukan sembako dan uang recehan. Tapi partisipasi kelibatan warga dalam penataan kota yaitu kami menuntut Perda RT RW. Warga punya kontribusi untuk membangun kota. Bapak (Anies Baswedan) bisa lihat di depan kami (sungai) bersih berkat partisipasi warga," ujar Andi, Minggu (23/10/2016).

"Pemprov DKI bilang penyebab banjir membuang sampah sembarangan dan rumah kami menghadap kali. Kami ini kampung inspeksi dan tetap bersih. Enggak seperti yang dikatakan Bapak Ahok," sambungnya.

Sebagai salah seorang warga yang telah tinggal di daerah tersebut, Andi berharap jika Anies terpilih menduduki kursi DKI 1 agar segera melakukan legalisasi lahan kampung dan tidak menggusur mereka.

"Legalisasi kampung miskin lebih dari 20 tahun. Kami di sini lebih dari 35 tahun seharusnya kampung ini dilegalisasi bukan digusur. Saya berharap ke bapak Anies Baswedan kalau jadi gubernur ini dilegalisasikan. Kita dukung Bapak Anies," kata Andi yang disambut dengan teriakan setuju dari warga.

Anies yang menyimak aspirasi dari warga tersebut pun berkomentar. Bukan hanya kali ini saja dirinya dimintai warga untuk tidak melakukan penggusuran. Anies dengan lugas menyampaikan, jika terpilih menjadi gubernur ia akan menata kampung yang ada di Jakarta.

"Saya berkeliling ke beberapa daerah, aspirasinya sama. Bicaranya tolong jangan digusur. Sampai sini juga tolong jangan digusur. Jadi kelihatannya di mana-mana masalahnya sama. Tanggal 15 Februari mau meneruskan apa mengganti gubernurnya?" tanya Anies pada warga.

"Ganti," jawab warga Jalan Krapu, Ancol kompak.

Kemudian Anies melanjutkan,"Yang saya dan Bang Sandi ingin lakukan penataan kampung menjadi bersih dan sehat. Kita ingin bapak ibu tidak hanya bisa tinggal di kampung ini. Kami ingin bapak ibu kesejahteraanya meningkat."

Terkait legalisasi kampung yang disampaikan oleh warga, Anies menjawab akan melihat permasalahan tersebut secara komprehensif.

"Legalisasi bisa dilakukan tapi harus kasus per kasus. Kalau aturan perundangannya memungkinkan," kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu. (dtk)

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11