Foto Siswa SD Upacara Bendera di Halaman Sekolah yang Banjir Buat Haru Netizen Foto Siswa SD Upacara Bendera di Halaman Sekolah yang Banjir Buat Haru Netizen


Foto Siswa SD Upacara Bendera di Halaman Sekolah yang Banjir Buat Haru Netizen
Liputanberita.net - Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Oktober kemarin tentunya bisa menggugah rasa nasionalisme kita pada negara.

Satu foto menjadi viral di dunia maya, yakni dimana sebuah SD yang diduga ada di perbatasan pulau Kalimantan membuat netizen terharu.

Mereka dengan semangat mengikuti upacara bendera di halaman sekolah mereka yang banjir.

Meskipun dengan keadaan tersebut, mereka dengan khidmat mengikuti upacara.

Bahkan hormat pada bendera Indonesia saat dikibarkan.

Mereka sepertinya tidak lagi peduli dengan keadaan sekolah mereka yang dilanda banjir.

Foto yang dibagikan akun Facebook Pulau Dayak ini pun membagikan caption menunjukkan semangat nasionalisme murid dan guru.

Menurut akun Facebook Puau Dayak, SD tersebut terletak di Sembakung, nunukan, Kaltara yakni SDN 018 Lubion.

Diceritakan juga jika gedung sekolah hampir roboh.

Mereka sudah cukup bersabar diperlakukan tidak adil.

Dan tidak mungkin jika nantinya semboyan NKRI harga mati menjadi NKRI mati harga.
Juga jangan salahkan mereka jika nantinya bendera merah putih bisa berganti warna dengan yang lain.

Berikut captionnya:

NKRI harga mati? Ya!!! Lihatlah semangat jiwa nasionalis para murid dan guru dalam sebuah upacara bendera saat banjir di perbatasan, didepan gedung sekolah yg hampir roboh ini.
Cukup sabar dan terlalu sabar kita diperlakukan tidak adil oleh negara ini. Dengan perlakuan yg tidak adil dari pemerintah dalam pembangunan,tidak mustahil NKRI menjadi "mati harga" di pulau DAYAK. Jangan salahkan kami jika suatu saat sang merah putih akan berganti warna dan berkibar di pulau DAYAK ini.

Tanggapan netizen pun ramai dengan banyak yang terharu dengan postingan ini.

Entin Sumartini
Ngeeeneeeesss amad Yaaa Semangat Adik2 sayang... semangat Pahlawan Tanda Jasaa

Sayani Yandi
Bung karno: perjuangan yg paling berat adalah ketika berhadapan dengan bangsa sendiri / di jajah bangsa sendiri,janji tinggal janji,pejabat dari jawa ke kalimantan cuman isapan jempol,omong doang,bukti nya NOL,slogan yg tak pernah ku lupakan,pejabat: perbatasan adalah beranda Indonesia

Fitriansyah M Nafis
Anggaran d daerah msg2 sdh ada, yg jd prtanyaan apakh anggaran tsb sdh d laksanakan dgn baik n tepat sasaran ?

Sy sbg rakyat kalimantan, ribuan tahun nenek moyang kami, tidak prnh mengeluh n terus brjuang,,,
Klo mo merdeka sdh dr dlu kali dr jaman kerajaan kami !!!

Namun banyak juga yang menuding foto ini adalah editan ataupun sudah direkayasa

Weldi Teylong
Sebuah fhoto dengan editan yg mengecewakan (bagi saya)..
1.kaki/celana murid tidak terlihat benar2 tebenam di dalam air bahkan nampak jelas bahwa gambarnya di potong (lihat celana anak laki2 yg paling kecil)
2.dan yg parahnya si editor lupa ngasi efek basah di celana guru seperti celana murid lainnya.

Tapi saya salut dengan kualitas fhoto seperti ini sudah banyak yg percaya.. good job

Zakaria Aprilia

Coba lihat sekolah panggung ada jembatan penghubung ke sekolah..dan lihat diujung yg berpakaian putih..bukannya sebelah tiang bendera.ko bisa2nya dibuat2 seoalah2 banjir..kasian pada gatal2.. (tn)

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11