Netizen Heboh Tersangka Penusuk Polisi Masih Hidup tapi Dikabarkan Sudah Tewas Netizen Heboh Tersangka Penusuk Polisi Masih Hidup tapi Dikabarkan Sudah Tewas


Netizen Heboh Tersangka Penusuk Polisi Masih Hidup tapi Dikabarkan Sudah Tewas
Liputanberita.net - Ramai tersebar di media sosial bila tersangka pembacokan terhadap tiga anggota polisi di Tangerang Sultan Aziansyah masih hidup dan dirawat di salah satu rumah sakit yang ada di Jakarta.

Di media sosial ramai dibincangkan bila Sultan Aziansyah belum tewas setelah ditembak petugas yang melakukan penangkapan terhadapnya.

Dari itu pula, ada identitas Sultan Aziasyah yang dilampirkan nitizen mulai dari SIM C, KTP dan kartu wajib pajak. Disini tertulis alamat Sultan Aziansyah yang tinggal di Asrama Polri Jalan KS Tubun RT 03 RW 04 Pasar Baru Karawaci Tangerang.

Sultan Aziansyah lahir di Jakarta 16 November 1994 dan berstatus belum kawin.

Disini, nitizen memperlihatkan foto Sultan Aziansyah yang masih sehat akan tetapi mukanya masih ada bekas darah.

Dalam akun Naddira Syalsyabilla mengatakan "Loh katanya pelaku pembunuhan polisi di tanggerang tewas....Terus yg masig seger bugar ini siap....hayo...???

"Wah penipuan n dramanya kurang canggih n lihai ni....," tulisnya dalam akun.

Dalam komentar nitizen lain yakni Susanto Faruq menuliskan "penipuan utk alihkan isu2 hoak".

Ada pula Bebeh Andre mengungkah wawancara full tersangka teroris di youtube.

"Sempat diwawancara," tulisnya dalam komentar.

Warga Palembang

Sultan Azianzah (22), pelaku penikaman terhadap tiga polisi di Pos Lalu Lintas Cikoko, Tangerang Kota, Kamis (20/10/2016) pagi, ternyata berdarah Palembang dari ayahnya, Abdu Bin Nawawi (57).

Aksi Sultan itu berakhir tragis. Ia tewas setelah kehabisan darah akibat tiga luka tembak.

Dua luka tembak berada di paha, dan satu luka tembak di perut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiono menyebut, SA tewas saat perjalanan menuju Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

"Tersangka SA meninggal dunia dalam perjalanan. Sebab kematian diduga karena pendarahan," ungkap Awi Setiono, Kamis (20/10). Sultan sempat dirawat di rumah sakit Tanggerang.

Pantauan Tribun, kediaman Sultan di RT 04 / RW 02 Nomor 71, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Rumah terletak di dekat jalan raya, dengan cat warna krem dan list hijau.

Terlihat banyak warga dan polisi berkumpul di sekitar lingkungan rumah itu. Mereka membahas aksi penyerangan yang dilakukan Sultan.

Kondisi berbeda di halaman dan rumah tampak sepi.

Seluruh jendela ditutup dengan gorden. Informasi dari polisi, di rumah itu tinggal ibunya Sultan, Rokibah (53).

Sementara ayahnya, Abdu, sedang pulang kampung ke Palembang. (tn)

Artikel Menarik Lainnya

loading...

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11