Aksi Solidaritas Bagi Keluarga Intan dan Korban Bom Samarinda Terkumpul Dana Hampir Rp100 Juta Aksi Solidaritas Bagi Keluarga Intan dan Korban Bom Samarinda Terkumpul Dana Hampir Rp100 Juta


Aksi Solidaritas Bagi Keluarga Intan dan Korban Bom Samarinda Terkumpul Dana Hampir Rp100 Juta
Liputanberita.net - Balita Intan Olivia Marbun (2), korban tewas ledakan bom di halaman Gereja Oikumene, Samarinda, Kaltim, pada Minggu (13/11/2016), akhirnya di makamkan di pemakaman kristen Phutak, Loa Duri, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Hujan deras yang mengguyur kawasan Loa Duri, bercampur dengan isak tangis keluarga yang mengiringi jenazah hingga liang lahat.

Namun aksi solidaritas warga negara tidak berhenti bagi keluarga Intan Marbun dan tiga bocah cilik yang juga menjadi korban bom di Gereja Samarinda.

Penggalangan dana untuk keluarga Intan Marbun dan tiga bocah lainnya terbagi dalam dua bentuk.

1. Melalui Pesan Berantai Langsung ke rekening Ibunda Intan Marbun

Berikut petikan pesan berantai yang juga yang kami lansir dari Tribunnews.com:

"Yuk Donasi untuk Keluarga Intan Marbun

Ayo bantu !!!
Untuk yang bersimpati dan mau berbelasungkawa atas meninggalnya Intan Marbun silakan kirim langsung uluran kasih kepada keluarga korban.
Ini rek ibu almarhum.
Diana Sinaga (Diana Susanti Sinaga)
Bank BRI *724401001033500*
Nomor telpon ayahanda almarhum Bapak Anggiat Banjar Nahor di *081250045851*

Jika ragu baiknya hubungi dulu Bapak Marbun, Ayah Intan Marbun."

Tribun sudah melakukan cek kebenaran mengenai nomor rekening yang tertera apakah benar milik ibunda Intan Marbun kepada sang ayah, Anggiat Banjar Nahor melalui sambungan telepon yang tertera dalam pesan tersebut.

"Iya benar itu nomor rekening istri saya. Terimakasih atas perhatian semua masyarakat untuk keluarga kami," ucap ayah Intan Marbun melalui sambungan telepon kepada Tribun, Selasa (15/11/2016) pagi.

Tribun pun menyampaikan turut berdukacita kepada keluarga atas kepergian Intan.

2. Netizen Menggalang Dana

Bentuk kedua yakni aksi 'Santunan Publik Korban Bom Gereja Samarinda di halaman kitabisa.com tepatnya di link https://m.kitabisa.com/bomsamarinda.

Hampir sehari, aksi netizen yang diprakarsai oleh seorang netizen bernama Adjie Silarus, telah berhasil mengumpulkan dana hampir Rp 100 juta, atau tepatnya Rp. Rp 96.242.413.

Jumlah tersebut tercatat per Selasa (15/11/2016) pukul 15.15 WIB, donasi yang terkumpul hampir Rp100 juta dari 420 donatur.

Jumlah itu melebihi target awal yang hanya Rp 30 juta, dan masih akan dibuka hingga tujuh hari mendatang.

Berikut petikan pesan ajakan aksi "Santunan Publik Korban Bom Gereja Samarinda:

"Kabar duka menyelimuti keluarga korban ledakan bom di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur. Intan Olivia, balita berusia 2 tahun meninggal dunia karena luka bakar yang cukup parah.

Intan Olivia (2) meninggal dunia sekitar pukul 03.45 Wita, setelah mendapatkan perawatan di RSUD AW Syahranie.

Intan tidak sendiri. Korban lainnya yaitu Triniti Hutahaya (4) masih menjalani perawatan intensif di ruang PICU di RS yang sama.

Sementara teman-temannya yang lain yaitu Alvaro Aurelius (4) dan Anita Kristobel (2) menjalani perawatan di RSUD IA Moise. Mereka semua mengalami luka bakar.

Cobaan yang mereka terima sudah cukup berat, saatnya kita berempati dan berangkulan tangan untuk ikut meringangkan beban mereka.

Besar kecil donasi bukan masalah.

Seluruh donasi yang terkumpul akan dikelola oleh Aksi Cepat Tanggap dan disalurkan langsung kepada keluarga korban. Berikut alokasinya:
1. Santunan bagi keluarga alm
2. Biaya medis untuk para korban

Salam,
Adjie Silarus"

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11