Cerita Polisi Soal Marwah Daud Ditipu Maha Guru Padepokan Dimas Kanjeng | Liputan Berita


Cerita Polisi Soal Marwah Daud Ditipu Maha Guru Padepokan Dimas Kanjeng
Liputanberita.net - Modus penipuan yang dilakukan tersangka Dimas Kanjeng Taat Pribadi cukup rapi dan membuat orang yakin. Orang biasa direkayasa menjadi tokoh ulama kharismatik di Bangkalan, Madura yang sudah wafat, untuk menemui pengikutnya termasuk Marwah Daud Ibrahim.

"Abah ini setingan saja. Disuruh apapun mau tergantung sutradaranya," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin (7/11/2016).

Ada cerita dari pengakuan tersangka SP Ramandathan alias Vijay ke penyidik. Vijay merupakan orang yang memberikan upah kepada Abah setingan.

Vijay menceritakan, pernah ada rombongan yang ikut kegiatan ziarah bersama Dimas Kanjeng Taat Pribadi di makam ulama kharismatik Mbah Cholil, di Bangkalan, Madura.

Saat itu, Vijay menyeting Biwa Sutarno warga Jakarta sebagai Abah Holil untuk menemui pengikut Dimas Kanjeng yang sedang berziarah di makam Mbah Cholil, Bangkalan.

Rombongan yang berziarah itu merasa senang karena bisa mencium ulama kharismatik yang sudah wafat. Bangga karena mendapatkan tasbih. Padahal, Abah Holil palsu settingan Dimas Kanjeng dan Vijay.

"Mungkin mereka (rombongan) tidak tahu wajahnya Mbah Cholil. Jadi mereka senang saja ketika ditemui Abah Holil settingan Vijay ini," kata penyidik yang tidak mau disebutkan namanya.

Salah satu rombongan yang ikut mencium tangan dan mendapatkan tasbih adalah mantan politisi Partai Golkar Marwah Daud Ibrahim.

"Bu Marwah juga ikut rombongan dan sempat mencium tangan dan mendapatkan tasbih dari Abah Holil settingan Taat dan Vijay," tuturnya.

Di kemudian hari, Marwah bertemu dengan Vijay. Dengan bangganya, Marwah menceritakan pengalaman 'spritualnya' saat berziarah di makam Mbah Cholil Bangkalan, karena sempat mencium tangan dan mendapatkan tasbih dari Abah Holil.

"Itu keterangan Vijay. Vijay tertawa menceritakan bagaimana Bu Marwah mencium tangan dan mendapatkan tasbih dari Abah Holil. Padahal Abah Holil itu dia yang mensettingnya untuk membagikan tasbih (ke pengikut Dimas Kanjeng)," jelasnya. (dtk)

Artikel Menarik Lainnya

Baca juga ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
close