Inilah 4 Alasan Habib Rizieq Shihab, Kenapa Ahok Harus Segera Ditahan Inilah 4 Alasan Habib Rizieq Shihab, Kenapa Ahok Harus Segera Ditahan


Inilah 4 Alasan Habib Rizieq Shihab, Kenapa Ahok Harus Segera Ditahan
Liputanberita.net - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengungkapkan mengenai empat alasan pihak kepolisian harus menahan tersangka dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ternyata empat alasan yang diungkapkan Habib Rizieq terbukti kuat telah dilakukan oleh Ahok.

Inilah penuturan Habib Rizieq Shihab mengenai empat alasan pihak kepolisian harus menahan Ahok, Pertama, kasus penistaan agama ini merupakan peristiwa luar biasa. “Kenapa luar biasa? Karena dilakukan pejabat public.

Selain itu Habib Rizieq mengungkapkan mengenai alasan keduanya yaitu, memberikan dampak luas bagi masyarakat. Ketiga, menyebabkan kegaduhan dan menghebohkan hingga luar negeri. Keempat, ada unjuk rasa yang berujung pada bentrokan antara polisi dengan demonstran.

“Di mana-mana terjadi demo aksi benturan antara aparat dan warga. Ada yang meninggal dan terluka. Ini berpotensi memecah belah NKRI makanya segera tahan Ahok,” tutur Habib Rizieq Shihab. Bahkan juga Habib Rizieq menilai kalau persoalan dugaan penistaan agama Ahok tidak hanya membuat kegaduhan nasional.

Kata Habib Rizieq, pihaknya berharap berkasus Ahok segera dinyatakan lengkap atau P21. Melainkan, kata dia, telah menjadi persoalan yang ada di internasional. Sehingga, dirinya berharap Jaksa Agung Prasetio dapat segera menahan ‎Ahok.

“Karena ini sudah menjadi kegaduhan nasional bahkan heboh di internasional. Lebih cepat lebih baik dan kami berharap Kejagung menggunakan haknya melakukan itu (penahanan Ahok). Tuntutan kami sejak awal tidak berubah, Ahok harus ditahan. Kami lihat ke depan bagaimana perkembangannya,” ungkap Habib Rizieq.

Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Noor Rachmad menerima kehadiran dari para perwakilan GNPF-MUI‎. Dikatakannya, pihaknya akan bekerja semaksimal mungkin agar kasus Ahok segera naik ke pengadilan.

Noor menerangkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan bekerja siang dan malam guna merampungkan berkas kasus tersebut. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan JPU yang meneliti kasus ini agar segera menaikkan berkasnya menjadi P21.

“Kami punya waktu dua minggu. Saya telah bilang ke jaksa peneliti supaya jangan habiskan waktu untuk segera ambil keputusan. Tentang penahanan kami belum berikan sikap apa karena domain masih di penyidik,” tandasnya. (Smeaker)

Artikel Menarik Lainnya

loading...

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11