Jangan Pernah Menyodok Ular Ini Dengan Tongkat, Atau Akibatnya Seperti Dalam Video Ini ! Jangan Pernah Menyodok Ular Ini Dengan Tongkat, Atau Akibatnya Seperti Dalam Video Ini !


Jangan Pernah Menyodok Ular Ini Dengan Tongkat, Atau Akibatnya Seperti Dalam Video Ini !
Liputanberita.net - Ular Anakonda merupakan spesies ular raksasa yang berasal dari Amerika Selatan.

Namun, jangan pernah sekali-kali anda menyodok ular itu dengan kayu atau tongkat jika suatu saat mendapatinya di alam bebas.

Mempertahankan diri dengan menyodok ular jenis ini sama sekali bukan pilihan yang bagus.

Hal ini terjadi pada rekaman video di channel Youtube yang diungga oleh akun bernama Boludoman.

Dalam rekaman itu terlihat bagaimana cepatnya ular anakonda bergerak. Awalnya seseorang nampak memgang ranting pohon di bibir sungai.

Kemudian tongkat tersebut disodok ke benda sepertu daun permukaan air. Namun ternyata benda tersebut adalah kelapa ular anakonda. Dengan cepat ular tersebut menyerang.

Hewan melata tersebut menerjang dari dalam air dengan cepatnya.

Dirangkum Liputanberita.net dari Wikipedia, ular Anakonda adalah ular yang termasuk dalam golongan phylum chordata.

Golongan ini memiliki notokorda atau chorde yaitu tali sumbu tubuh syaraf belakang dengan rangka.

Ukuran chordata beragam ada yang besar dan ada yang kecil dengan otak yang terlindung tengkorak untuk berpikir.

Anakonda termasuk sejenis ular boa air. Anakonda hidup di Amerika Selatan, sebelah timur Andes, sebagian besar di sungai Amazon, Orinoco dan Guianas.

Habitat mereka di rawa-rawa dan semak belukar. Mereka tak pernah ditemukan jauh dari perairan. Rawa merupakan tempat favoritnya.

Ketika mereka keluar dari air, tubuh anakonda akan dirundung oleh parasit seperti kutu-kutu atau jamur.

Seekor anakonda memulai reproduksi dalam usia muda dengan masa kehamilan selama 6 bulan.

Seekor betina dapat beranak 20 hingga 40 ekor dan kadang-kadang lebih dari 100 ekor.

Anakonda yang baru lahir biasanya memiliki panjang 60 cm.

Beberapa jam setelah mereka lahir sudah dapat berenang, berburu dan merawat dirinya sendiri.

Setelah melalui proses perkawinan, anakonda akan tumbuh panjang dalam waktu lambat. (*)

Berikut videonya:

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11