Kronologi Kericuhan Demonstrasi Anti Ahok di Depan Istana Kronologi Kericuhan Demonstrasi Anti Ahok di Depan Istana


Kronologi Kericuhan Demonstrasi Anti Ahok di Depan Istana
Liputanberita.net - Ribuan demonstran masih bertahan di depan Istana Kepresidenan selepas batas waktu pukul 18.00. Terjadi kericuhan ketika polisi ingin membubarkan massa.

Berikut kronologi terjadinya kericuhan:

Sekitar pukul 18.30 WIB sejumlah perwakilan demonstran menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla. Mereka menyampaikan hasil pertemuan kepada para demonstran.

Rupanya sebagian massa tidak puas dengan hasil pertemuan. Massa kemudian meneriakkan perang, jihad revolusi sembari mengarah ke Jl Medan Merdeka Barat.

Massa Front Pembela Islam (FPI) membentengi massa Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) dengan aparat. Terjadilah pelemparan botol air mineral dan batu bata dari massa berbendera HMI ke arah FPI.

Massa FPI meminta tenang, tapi masih ada pelemparan botol air mineral.

Sampai pukul 19.10 WIB, barikade FPI tetap berbaris di depan pagar Brimob mereka menyesalkan adanya aksi kisruh.

Sekelompok massa masih bertahan di depan Istana Kepresidenan mendorong barikade polisi bertameng.

Aksi ini membuat suasana menjadi ricuh. Mereka terus menyerang polisi bertameng yang membuat barikade. Sebagian massa ada yang menendang ada juga yang memukul tameng pakai bambu.

Pasukan polisi yang diketahui dari satuan Brimob itu tetap diam dan tidak melakukan perlawanan.

Pada pukul 19.40 WIB, bentrokan antara massa pendemo dengan polisi terjadi lagi di depan Kantor Kementerian Pertahanan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Aksi kericuhan terus berlanjut, tampak api di sejumlah titik diduga kendaraan aparat keamanan. Polisi kian intens memberikan gas air mata agar massa membubarkan diri.

Sekitar pukul 20.00 WIB, massa membakar dua truk Brimob dan apinya membumbung tinggi di depan Istana Merdeka. Polisi lalu meningkatkan keamanan, dengan menambah armada Pasukan Brimob di depan Istana.

Pukul 20.28 seorang pria diduga seorang polisi terluka parah akibat dipukuli massa kemudian diamankan ke dalam Pos Pengamanan Utama di sekitar Istana Kepresidenan.

Sebagian massa mulai tampak mundur sekitar pukul 20.30 WIB akibat tembakan gas air mata dab air dari water canon. (cnn)

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11