Pesan Damai dari Warga Baduy Dalam untuk Pilkada 2017 Pesan Damai dari Warga Baduy Dalam untuk Pilkada 2017


Pesan Damai dari Warga Baduy Dalam untuk Pilkada 2017
Liputanberita.net - Tokoh Baduy Dalam Jaro Tanggungan 12 Ayah Mursid (50) mengharapkan negara aman dan damai juga tidak terjadi tindakan kekerasan yang bisa merugikan masyarakat.

Menurut Mursid, persatuan dan kesatuan perlu dilestarikan agar kehidupan manusia memiliki peradaban yang lebih baik dan bisa melindungi lingkungan serta habitat lainnya.

Mursid berharap masyarakat Indonesia bisa bersatu dan menciptakan kedamaian, terlebih tahun 2017 akan dilaksanakan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak.

"Kami berharap pada Pilkada mendatang tidak ada tindakan anarkisme maupun kekerasan yang bisa merugikan masyarakat," kata Mursid di kawasan tanah hak ulayat Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Sabtu (12/11).

Mursid mengatakan kondisi keamanaan di kawasan hak tanah ulayat adat masyarakat Baduy aman dan damai. Wisatawan pun selama ini bisa berkunjung dengan aman dan nyaman.

Bahkan, kata Mursid, saat ini hutan adat di Gunung Kendeng yang merupakan kawasan tanah hak ulayat Baduy tidak ditemukan kejahatan penebangan pohon.

"Kami sangat mencintai persatuan dan kesatuan karena memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat," kata Mursid.

Mursid mengatakan, masyarakat Baduy yang berpenduduk 11.053 jiwa itu menginginkan kehidupan yang damai, aman, tentram. Hingga saat ini belum pernah terjadi kekerasan maupun tindakan yang merugikan orang lain di kawasan masyarakat Baduy.

Mursid mencatat hingga kini belum ada warga Baduy yang terlibat hukum, seperti penganiayaan maupun pencurian.

"Kami optimistis budaya bangsa ini mencintai kedamaian dan keamanan," ujarnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Baduy Dalam Karnaen (50) mengatakan saat ini kekerasan di berbagai daerah di Tanah Air masih terjadi, seperti kasus sengketa tanah adat, pascapilkada, perkelahian antarkampung dan buntut unjuk rasa.

Karnaen menyebut keamanan dan kedamaian adalah harga mahal karena kekerasan bisa merugikan banyak pihak, termasuk bisa menelan korban jiwa.

"Kami warga Baduy sendiri berharap bangsa ini damai dan aman sehingga tidak ada lagi tindakan kekerasan yang bisa merugikan masyarakat," kata Karnaen. (cnn)

Artikel Menarik Lainnya

loading...

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11