Sambangi Mabes Polri, Kakak Angkat Ahok Beri Dukungan ke Kuasa Hukum Sambangi Mabes Polri, Kakak Angkat Ahok Beri Dukungan ke Kuasa Hukum


Sambangi Mabes Polri, Kakak Angkat Ahok Beri Dukungan ke Kuasa Hukum
Liputanberita.net - Andi Analta (53), kakak angkat Basuki T Purnama (Ahok) mendatangi Mabes Polri. Dia memberikan dukungan kepada tim kuasa hukum Ahok yang diundang untuk menyaksikan gelar perkara di ruang Rupatama Mabes Polri.

Andi Analta mengaku telah mengenal Ahok sejak tahun 1970-an. Orang tuanya, Andi Baso berikrar dengan orang tua Ahok, Indra Tjahaja Purnama bahwa mereka bersaudara. Dia juga menunjukkan fotonya bersama Ahok puluhan tahun yang lalu di sebuah pantai.

"Ayah Ahok dan ayah saya, ikrar dengan tangan ditumpukin. 'Anakku anakmu dan anakmu anakku'. Saya baru tahu dari ibu saya. Sekarang ibu saya sudah meninggal, kalau saya bohong, ibu saya disiksa," ujar Andi yang mengenakan gamis biru putih dan sorban biru putih di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Selasa (16/11/2016).

Andi juga mengaku telah membiayai kuliah S2 Ahok. Saat itu Ahok magang di perusahaan milik keluarga Andi yang bergerak di bidang pertambangan. Ahok memang mengambil kuliah S1 jurusan Geologi.

"Kami saudara sudah lama. Saya ini bukan Islam abal-abal. Saya ini pakai sorban bukan untuk gaya-gayaan," ujarnya.

Sebagai pihak yang tak diundang hadir dalam gelar perkara Ahok, Andi tak memaksa masuk. Ia hanya berupaya memberikan dukungan untuk tim kuasa hukum Ahok.

"Saya minta bersama pengacaranya karena ada empati bahwa adik saya dizolimi," katanya.

Andi mengaku sudah pernah dimintai keterangan sebagai saksi oleh Bareskrim Polri terkait kasus ini. Dia berharap Polri dapat bertindak adil dan bijaksana menyikapi kasus adik angkatnya tersebut.

"Harapannya polisi fair. Ahok juga senang kok kalau kasus ini dibuka, supaya semua orang tahu. Semua orang punya nurani, tinggal nuraninya dipakai atau tidak, itu saja," urainya.

Ia mengaku sudah berkomunikasi dengan Ahok beberapa hari lalu. Ahok juga memintanya untuk hadir dalam gelar perkara ini.

"Ahok bilang, kakak datang saja waktu gelar perkara, siapa tahu boleh masuk," katanya menirukan ucapan Ahok. (dtk)

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11