Sri Bintang Pamungkas Dipolisikan Karena Hasut Upaya Makar Untuk Gulingkan Jokowi Sri Bintang Pamungkas Dipolisikan Karena Hasut Upaya Makar Untuk Gulingkan Jokowi


Sri Bintang Pamungkas Dipolisikan Karena Hasut Upaya Makar Untuk Gulingkan Jokowi
Liputanberita.net - Aktivis Sri Bintang Pamungkas telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penghasutan. Ia diduga memberikan penghasutan agar menjatuhkan pemerintahan yang saat ini dipegang oleh Jokowi-JK.

Ridwan Hanafi selaku salah satu kuasa hukum dari Laskar Jokowi melaporkan terkait adanya penghasutan dari Bintang. Salah satu yang dilaporkan oleh pihak Laskar Jokowi adalah terkait adanya dikriminasi ras dan etnis.

Pelaporan terkait adanya dugaan tindak pidana diskriminasi terhadap ras dan etnis ini tertuang dalam Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b (2) UU RI No Tahun 2008. Diskriminasi dan penghasutan terhadap pemerintahan yang sah dinilai dapat menjatuhkan pemerintah.

Ridwan sebagai pihak pelapor mengatakan jika ia dan teman-temannya sudah melaporkan Sri Bintang Pamungkas ke Polda Metro Jaya pada Senin kemarin. Laporan kedua adalah mengenai penghasutan yang telah dilakukan.

Pelaporan dari Sri Bintang Pamungkas terkiat penghasutan yang dilakukan kepada pemerintah. Dengan tiga pasal yang telah dilanggar oleh pihak pelapor yaitu pasal 108 KUHP, Pasal 110 KUHP dan Pasal 160 KUHP.

Pelapor mengatakan jika Bintang telah melakukan ucapan dengan sengaja yang berbau diskriminasi ras dan etnis. Ucapan tersebut keluar didepan masyarakat umum dan didengarkan oleh publik.

Akan tetapi Ridwan mengatakan jika ia enggan untuk menjelaskan lebih lanjut terkait kata-kata yang telah dilontarkan oleh Sri Bintang Pamungkas. Publik dapat menyaksikan sendiri melalui kanal Youtube mengenai pernyataan yang dianggap menghina ras dan etnis.

Namun Ridwan sempat menirukan tentang ucapan yang sempat keluar dari mulut Bintang mengenai pemerintahan Jokowi saat ini. Disebutkan jika dalam pemerintahan orde baru yang didukung oleh TNI Polri dapat digulingkan, apalagi pemerintahan Jokowi.

Tindakan Sri Bintang Pamungkas dalam ucapannya tersebut tak bisa dibiarkan begitu saja karena sejumlah masyarakat dapat terpengaruh. Bahkan publik tak akan memahami dan mempercayai begitu saja.

Laporan Ridwan sendiri dilakukan setelah dirinya melihat video Youtube mengenai pernyataan Bintang. Dan hal tersebut dianggap telah melampaui batas sehingga melanggar aturan. (nth)

Artikel Menarik Lainnya

loading...

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11