Trump Jadi Presiden Amerika, IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.444,04 Trump Jadi Presiden Amerika, IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.444,04


Trump Jadi Presiden Amerika, IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.444,04
Liputanberita.net - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 10 November 2016, dibuka di teritori positif di level 5.444,04. Berdasarkan pantauan di RTI Business, pada pukul 09.25 WIB, indeks melanjutkan penguatannya, naik 36,46 poin atau 0,67 persen ke level 5.450,78.

Dari 538 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 181 saham menguat, 39 saham melemah, 63 saham stagnan, dan sisanya belum diperdagangkan. Sepuluh indeks sektoral di bursa semuanya kompak menguat. Paling banyak ditopang sektor pertambangan yang menguat 2,3 persen, disusul sektor properti yang menguat 1,0 persen.

Sejalan dengan bursa Indonesia, di kawasan Asia, indeks juga terpantau menguat. Indeks Nikkei Jepang naik 5,78 persen ke level 17.191,14. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,77 persen ke level 22.811,17. Indeks Shanghai Cina naik 1,17 persen ke level 3.165,10. Sedangkan indeks Strait Times Singapura naik 1,31 persen ke level 2.826,31.

Adapun IHSG pada perdagangan kemarin bergerak fluktuatif seiring fokus pasar pada hasil perhitungan suara pemilihan Presiden Amerika Serikat. Posisi Donald Trump yang memimpin perolehan suara atas Hillary Clinton telah menekan perdagangan saham di pasar Asia kemarin, termasuk berimbas pada perdagangan saham di Indonesia.

IHSG kemarin sesi pertama sempat tutup di posisi 5.358,19 atau melemah 112,48 poin (2,06 persen) sebelum akhirnya terkoreksi membaik di sesi kedua setelah Trump dipastikan menang atas Clinton. Akhirnya, indeks ditutup terkoreksi 56,36 poin (1,03 persen) di level 5.414,321.

Analis ekonomi dari First Asia Capital, David Sutyanto, mengatakan meredanya kekhawatiran dan isu terkait dengan agenda pemilu presiden di Amerika akan kembali menormalkan kondisi pasar saham pada perdagangan hari ini. Pasar akan kembali fokus pada isu kenaikan tingkat bunga di Amerika menjelang akhir tahun ini.

David memperkirakan IHSG pada perdagangan Kamis ini bergerak di support 5.380 dan resisten 5.450. "IHSG berpeluang menguat," ucapnya. Bursa global tadi malam justru merespons terpilihnya Trump sebagai Presiden Amerika ke-45 dengan melakukan aksi beli setelah sempat diliputi kekhawatiran.

Indeks saham di Uni Eropa, Eurostoxx, akhirnya menguat 1 persen di posisi 3.056,29. Di Wall Street, semua indeks saham utama melanjutkan kenaikan. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 1,4 persen serta 1,1 persen di level 18.589,69 dan 2 163,26.

Menurut David, janji Trump untuk meningkatkan pengeluaran belanja anggaran pemerintah guna mendorong pertumbuhan ekonomi telah mendorong kenaikan harga komoditas logam dan mengangkat harga saham terkait dengan sektor tersebut. Pasar juga meyakini Trump akan lebih mudah mengeluarkan regulasi-regulasi yang ramah terhadap investor mengingat Kongres juga dikuasai Partai Republik. (tp)

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11