Bantuan Indonesia ke Aleppo Lari Ke Tangan Pemberontak, Sontak Netizen Heboh! | Liputan Berita


Bantuan Indonesia ke Aleppo Lari Ke Tangan Pemberontak, Sontak Netizen Heboh!
Liputanberita.net - Bantuan logistik dari Indonesian Humanitarian Relief (IHR) untuk warga Aleppo, Suriah, menghebohkan netizen. Pasalnya, sebagian bantuan tidak sampai ke warga, melainkan ditumpuk di gudang milik pemberontak di Aleppo.

Informasi tersebut diperoleh dari Euro News yang disebarluaskan lewat media sosial YouTube. Dalam video tersebut terlihat warga sipil menemukan logistik di gudang milik kelompok Jaysh Al-Islam yang melakukan pemberontakan terhadap pemerintahan sah di Suriah pimpinan Presiden Bashar Al-Assad. Dalam salah satu kotak logistik terlihat jelas tulisan "Indonesian Humanitarian Relief".

Terkait hal tersebut, Matori dari IHR yang dihubungi Beritasatu.com, Senin (26/12), mengakui pihaknya memang mengirim bantuan berupa bahan kebutuhan pokok buat warga Aleppo. Bantuan tersebut ditujukan buat warga, bukan buat pemberontak di sana. Pengiriman bantuan ke Aleppo dilakukan pada tahun ini.

"Kami tidak tahu kalau bantuan itu jatuh ke pemberontak," katanya.

Sedangkan melalui pesan tertulis disebutkan,"Berita itu tidak benar. Lembaga kami legal dan kami bekerja sesuai aturan hukum, baik hukum nasional maupun internasional. Bantuan itu dalam proses pendistribusian ke warga Aleppo. Sebagian sudah terdistribusi, sebagian belum. Itu upaya kelompok-kelompok pro-rezim Suriah untuk merusak citra lembaga-lembaga yang ingin membantu rakyat Suriah."

Dalam situs disebutkan IHR lembaga non-pemerintah yang didirikan dan dikelola oleh aktivis kemanusiaan, paralegal, dan tokoh masyarakat. Berdiri pada tanggal 17 mei 2016 di Jakarta, Indonesia, dengan status badan hukum Yayasan, dengan Surat keputusan Kementerian Hukum dan HAM RI Nomor AHU-0025258.AH.01.04.Tahun 2016.

IHR berkomitmen untuk memberikan bantuan kemanusiaan secara berkala dan berkesinambungan sebagai bentuk peran aktif masyarakat Indonesia dalam upaya penanggulangan problem kemanusiaan global. Namun, dalam situs tersebut tidak tercantum siapa saja tokoh yang mendirikan atau menjadi pengurus IHR. (Beritasatu)

Artikel Menarik Lainnya

Baca juga ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
close