Ini Alasan Sumarsono Hanya Memberikan Bonus Rp 200 Juta Kepada Atlet Berprestasi Ini Alasan Sumarsono Hanya Memberikan Bonus Rp 200 Juta Kepada Atlet Berprestasi


Ini Alasan Sumarsono Hanya Memberikan Bonus Rp 200 Juta Kepada Atlet Berprestasi
Liputanberita.net - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran Rp 300 miliar sebagai bonus bagi para atlet berprestasi yang berhasil meraih medali pada PON XIX. Namun, anggaran yang terserap hanya sekitar Rp 160 miliar.

"Sisanya, Rp 140 miliar dikembalikan ke kas negara," kata Sumarsono, Plt Gubernur DKI Jakarta, Sabtu (17/12/2016).

Ia mengatakan, penyebab tidak terserap anggaran bonus bagi atlet berprestasi mengacu pada surat edaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang dikeluarkan pada tahun 2015.

Isinya, pemberian bonus bagi para atlet berprestasi dari pemerintah daerah tidak boleh melebihi pusat.

"Kalau bonus yang diberikan pemerintah pusat Rp 1 miliar, daerah hanya boleh memberikan Rp 200 juta. Jadi, ada aturan yang mengatur," ujarnya.

Alhasil, lanjut Sumarsono, hampir sebagian anggaran bonus para atlet berprestasi terpaksa dikembalikan ke kas negara karena tidak terserap.

"Disayangkan, edaran Kemenpora tidak tersosialisasi dengan baik sehingga menimbulkan ketidakpuasan para atlet pada acara penyerahan bonus di Balai Agung semalam," ujarnya. (Kompas)

Artikel Menarik Lainnya

loading...

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11