MUI Berfatwa Soal Atribut Natal, Agus Yudhoyono: Semua Harus Saling Mengayomi MUI Berfatwa Soal Atribut Natal, Agus Yudhoyono: Semua Harus Saling Mengayomi


MUI Berfatwa Soal Atribut Natal, Agus Yudhoyono: Semua Harus Saling Mengayomi
Liputanberita.net - Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa haram bagi Umat Muslim yang mengenakan atribut yang berkaitan dengan perayaan Natal. Meski belum mendengar fatwa tersebut calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengimbau untuk jaga toleransi.

"Saya belum mendengar itu. Ya kita kembalikan kepada masyarakat. Ini adalah negara demokrasi yang penting kita taat pada aturan hukum saja. Demokrasi keterbukaan tetap ada aturan hukumnya," kata Agus di Kampung Poncol, Kuningan Barat, Jakarta Selatan, Minggu (18/12/2016).

Agus mengingatkan agar seluruh warga saling menghormati dan menjaga toleransi. Dia ingin seluruh masyarakat Saling mengayomi dan menjaga keberagaman Indonesia.

"Toleransi bagi saya harus dihormati oleh semuanya ya. Artinya semua harus saling mengayomi saling menghargai kita. Kan jelas konstitusi memberikan keleluasaan bagi seluruh warga negara Indonesia untuk menganut agama dan kepercayaan masing-masing-masing," kata dia.

Toleransi itu, kata Agus, juga berlaku saat umat lainnya menjalankan ibadah dan hari besar mereka. Dia ingin warga menghormati hak tersebut.

"Termasuk juga untuk praktik merayakan atau menjalankan ibadahnya termasuk merayakan hari besarnya. Tentu harus kita hormati semua itu," urai dia.

Putera sulung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu mengingatkan keberagaman yang menjadi keindahan Indonesia. Dia mengajak semua pihak untuk saling menghormati antar pemeluk agama.

"Kebebasan itu juga harus bertanggung jawab dan itulah tentunya keindahan dari Indonesia bahwa kita keberagaman yang luar biasa ini kita bisa hidup berdampingan," urai dia.

"Tentu saya merayakan kepada siapa pun agar saling menghormati sesama pemeluk agama dan antar komunitas atau identitas karena saling menghormati itu kata kunci setelah itu menghargai," sambungnya.

Agus berpesan meski banyak perbedaan, dia ingin Indonesia nyaman dan aman bagi seluruh masyarakat.

"Pada akhirnya juga akan menerima segala perbedaan karena kita tahu di atas segalanya ada kesamaan yaitu warga Indonesia yang hidup dengan baik, aman, nyaman dan tenteram," tutup dia. (detikcom)

Artikel Menarik Lainnya

loading...

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11