Peneliti Human Rights Watch: Kecil Kemungkinan Ahok Tak Masuk Penjara Peneliti Human Rights Watch: Kecil Kemungkinan Ahok Tak Masuk Penjara


Peneliti Human Rights Watch: Kecil Kemungkinan Ahok Tak Masuk Penjara
Liputanberita.net - Peneliti Human Rights Watch (HRW), Andreas Harsono, mengatakan tidak yakin Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bisa keluar dari jeratan hukum terkait kasus dugaan penodaan agama yang membelitnya.

Andreas mengatakan, dirinya telah menjadi peneliti kasus-kasus penistaan agama selama 15 tahun.

Dalam hampir setiap kasus yang diangkat ke meja hijau, pelaku kebanyakan dinyatakan bersalah dengan dakwaan penodaan agama.

"Kemunginkan sangat kecil Ahok tidak masuk penjara. Selama opini publik belum tergeser, selama itu juga stigma itu ada di pikiran orang," ujar Andreas saat diskusi publik di Jakarta Pusat, Minggu (18/12/2016).

Berdasarkan data HRW, sejak era reformasi, terdapat 130 kasus penodaan agama yang telah masuk ke pengadilan dan telah divonis bersalah.

Termasuk kasus Lia Eden. Namun, dari ratusan kasus, ada beberapa yang lolos jeratan hukum.

Misalnya, kasus dugaan penodaaan agama yang dilakukan Pendeta Moses Alegesan dari Medan.

Moses saat itu dituduh menistakan agama Hindu etnik Tamil. Dia divonis bebas karena apa yang dilakukannya yaitu menerjemahkan kitab agama Hindu bukan dianggap sebuah penodaan.

"Tapi saya harap saya salah, saya bukan mengharapkan Ahok dipenjara. Saya sudah teliti 15 tahun, kalau bacaan saya begitu, mudah-mudahan saya salah," ujar Andreas. (Kompas)

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11