Pakai Masker dan Topi, Anas Urbaningrum Jalani Pemeriksaan di KPK Pakai Masker dan Topi, Anas Urbaningrum Jalani Pemeriksaan di KPK


Pakai Masker dan Topi, Anas Urbaningrum Jalani Pemeriksaan di KPK
Liputanberita.net - Penyidik KPK memanggil Anas Urbaningrum untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan proyek e-KTP. Anas tidak banyak bicara ketika tiba di KPK.

Pantauan di lokasi, Anas tiba di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2017), sekitar pukul 14.57 WIB. Dia datang menggunakan masker dan topi warna cokelat.

"Entar ya, entar," kata Anas ketika diminta wartawan melepas topi dan maskernya.

Anas hari ini dipanggil penyidik KPK untuk memberikan keterangan untuk tersangka Sugiharto. Sebelumnya, Setya Novanto, yang juga dipanggil sebagai saksi terkait dengan kasus itu, telah hadir. Dia mengaku penyidik KPK ingin mengonfirmasi tentang hal-hal yang kurang dari pemeriksaan sebelumnya.

Nama Novanto dan Anas memang muncul dari 'nyanyian' Nazaruddin. Dia menyatakan ada dugaan permainan dalam pengadaan e-KTP. Sejumlah nama dia sebut, dari tingkat eksekutif hingga legislatif.

Novanto disebut menerima fee proyek tersebut saat proyek e-KTP berlangsung pada 2011-2014. Saat itu, Novanto menjabat Bendahara Umum Golkar sekaligus Ketua Fraksi Golkar di DPR.

Namun Novanto, yang dipanggil penyidik KPK pada Selasa, 13 Desember 2016, membantah menerima aliran uang terkait dengan kasus itu. "Itu tidak benar. Ya, itu nggak benar," kata Novanto saat itu.

Dalam kasus tersebut, KPK baru menetapkan dua tersangka, yaitu eks Dirjen Dukcapil Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Sugiharto. Saat proyek e-KTP berlangsung, Irman menjabat kuasa pengguna anggaran, sedangkan Sugiharto sebagai pejabat pembuat komitmen. (detikcom)

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11