Prajurit dan PNS TNI Harus Pandai Memilih dan Memilah Informasi Prajurit dan PNS TNI Harus Pandai Memilih dan Memilah Informasi


Prajurit dan PNS TNI Harus  Pandai Memilih dan Memilah Informasi
Liputanberita.net - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menekankan agara Seluruh prajurit dan PNS dijajaran TNI pandai memilih dan memilah berita atau informasi yang beredar di media sosial, jangan sampai terpengaruh dan turut menyebar berita bohong (Hoax) yang bisa meresahkan dan membuat gaduh situasi sekarang ini.

Himbauan tersebut diperintahkan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dalam amanat tertulis yang dibacakan Asisten Intelijen Danlantamal V, Kolonel Laut (E) Bamabang Suseno IP, S. H. Dihadapan seluruh prajurit dan PNS Mako Pangakalan Utama TNI AL V (Lantamal V) pada upacara Tujuhbelasan bulan Januari di Lapangan Yos Sudarso, mako Lantamal V, Surabaya, Selasa (17/1).

Masifnya penggunaan media sosial disemua lapisan masyarakat Indonesia menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi TNI, Penyebaran informasi dan berita-berita bohong melalui media sosial ( medsos) dinilai oleh pimpinan TNI/TNI AL dapat menyebabkan perpecahan persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh sebab itu para prajurit dan PNS TNI AL agar membentengi pengaruh negatif dari penggunaan media sosial oleh sekelompok yang tidak bertanggung jawab dengan penyebar berita bohong (HOAX).

Panglima TNI diawal tahun 2017 ini jga mengucapkan selamat Natal bagi saudara-saudara umat Kristiani dan kepada seluruh Prajurit, PNS TNI dan keluarga besar TNI dimanapun berada dan bertugas, saya mengucapkan selamat Tahun Baru 2017 semoga di tahun ini TNI menjadi lebih solid, memiliki semangat baru dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Sebagai upaya untuk mengikatkan kita pada romantisme dan heroisme perjuangan para generasi pendahulu, yang telah melahirkan NKRI pada 17 Agustus 1945 serta sebagai sarana komando guna menjalin komunikasi antara pimpinan, Staf dan anggota agar setiap kebijakan, instruksi, petunjuk dan informasi mengalir serta di pahami secara seksama.

Atas semangat kerja yang dilandasi tanggung jawab yang tinggi dan disiplin tiap prajurit dan seluruh PNS selama kurun waktu 1 tahun telah banyak yang kita perbuat sesuai dengan tugas yang diamanahkan kepada TNI baik operasi Militer untuk perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP).

Penanggulangan gangguan keamanan akibat ulah aksi-aksi kelompok teroris di Poso Sulawesi Tengah, dimana TNI bersama Polri yang tergabung dalam satgas operasi Tinombala berhasil mereduksi kekuatan Teroris bahkan mampu melumpuhkan pimpinannya serta penanggulangan bencana alam dan kebakaran hutan di beberapa wilayah, khususnya bencana alam di Jawa Tengah, Jawa Barat, Aceh dan Bima.

Selaku papera dan Ankum tertinggi dilingkungan TNI, saya memiliki kewenangan untuk menjatuhkan hukuman disiplin terhadap prajurit TNI maupun menyerahkan perkara tindak pidana yang dilakukan Prajurit TNI ke Mahkama Militer.

Perintah harian Panglima TNI untuk dipedomani dan dilaksanakan: tingkatkan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam kehidupan serta pengabdian terhadap bangsa dan negara, Tingkatkan Disiplin, Dedikasi, dan Loyalitas sebagai jati diri dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada Bangsa dan Negara. (LantamalV)

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11