Sylviana Akui Program Anggaran Rp 1 Miliar Per RW Rawan Disalahgunakan Sylviana Akui Program Anggaran Rp 1 Miliar Per RW Rawan Disalahgunakan


Sylviana Akui Program Anggaran Rp 1 Miliar Per RW Rawan Disalahgunakan
Liputanberita.net - Calon Wakil Gubernur DKI nomor urut 1, Sylviana Murni, mengakui bahwa salah satu program unggulannya, yakni pemberdayaan RT/RW dengan memberi bantuan Rp 1 miliar per RW rawan diselewengkan.

Hal tersebut ia ungkapkan saat menghadiri undangan Maulid Nabi di Kelapa Dua, Jakarta Barat.

Sebagaimana dilaporkan detikcom, Dalam kesempatan itu, selain bercerita tentang kesan-kesan saat berkampanye dan alasan menerima ‘pinangan’ Agus Yudhoyono, Mpok Sylvi — sapaan akrab Sylviana — juga menyampaikan program-programnya jika terpilih mendampingi Agus Yudhoyono memimpin ibu kota.

“Saya sudah pengalaman 31 tahun di birokrasi pemerintah Jakarta. Mas Agus Yudhoyono, dia mantan Danyon Arya Kemuning 203 yang urusannya keamanan Ibu Kota. Cocok,” ujar Sylvi di Jl Inpres, Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (21/1/2017).

Sylvi bercerita alasan dia menerima ajakan Agus untuk menemaninya dalam Pilgub Jakarta 2017. Dia mengaku yakin terhadap Agus setelah menunaikan salat istikharah.

“Saya begitu yakin setelah saya salat istikharah, inilah gubernur yang pantas memimpin Jakarta, tegas, cerdas, dan pekerja keras. Kita ini kaya lagunya Armada (di masa kampanye), pergi pagi pulang pagi. Kita bergerilya terus,” jelasnya.

Tidak lupa, mantan Deputi Gubernur Jakarta Bidang Pariwisata dan Kebudayaan ini kemudian mengingatkan masyarakat yang hadir untuk memilihnya dalam pencoblosan pada 15 Februari 2017.

“Kalau mau milih saya nomornya sudah tahu?” tanya Sylvi.

“Satu. Satu,” jawab masyarakat.

Pada akhir perjumpaan, Sylvi memaparkan program-program andalannya. Program yang disampaikan antara lain pemberdayaan RT/RW dengan memberi bantuan Rp 1 miliar per RW. Sylvi lantas mengingatkan RW yang hadir untuk tidak menyalahgunakan anggaran tersebut.

“Jangan sampai Pak RW dianggarkan Rp 1 miliar, eh dia kawin lagi,” pungkasnya.

Sedangkan semua tahu, pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat (Djarot) pernah mempertanyakan bagaimana mekanisme pengawalan dana yang begitu besar tersebut agar dipastikan tepat sasaran di tingkat RT/RW.

Pertanyaan itu diungkapkan oleh Djarot dalam acara debat Jumat (13/1) malam lalu.

Agus Harimurti Yudhoyono kemudian menjawab, bahwa sebaiknya mengedepankan pikiran positif. Karena bagaimanapun juga, kata Agus, yang perlu diyakini adalah tujuan dari program tersebut adalah benar.

“Inilah masalahnya, pemimpin yang selalu curiga kepada rakyatnya sendiri,” kata Agus menanggapi komentar Basuki dalam acara debat tersebut.

“Selalu otaknya bagaimana masyarakat tidak masuk penjara. Bagaimana pertanyaannya kalau mereka berhasil, tidak pernah ditanyakan.”

Lalu lanjutnya, “yang perlu kita yakini di sini adalah tujuannya benar. Membantu mengembangkan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah).” (Jurnalpolitik)

Artikel Menarik Lainnya

loading...

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11