Bayar Arsitek Rp 2 Juta, Warga Ini Beri Denah Kemacetan Tanah Abang kepada Ahok Bayar Arsitek Rp 2 Juta, Warga Ini Beri Denah Kemacetan Tanah Abang kepada Ahok


Bayar Arsitek Rp 2 Juta, Warga Ini Beri Denah Kemacetan Tanah Abang kepada Ahok
Liputanberita.net - Membawa selembar denah jalan, Saleh, warga Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengadu kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait kemacetan lalu lintas di kawasan Kebon Kacang menuju arah Jalan Mas Mansyur, Jakarta Pusat.

Kepada Ahok, Saleh mengeluh bahwa hampir setiap hari jalanan di kawasan itu mengalami kemacetan parah. Saleh menunjukkan kepada Ahok lokasi kemacetan yang dia maksud.

"Kalau datang, menuju ke Jalan Mansyur, begitu keluar underpass ada jalur lambat, kendaraan jalur lambat terhenti, macet tidak bergerak," ujar Saleh kepada Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (24/2/2017).

Saleh meminta agar Ahok segera menyelesaikan kemacetan yang telah menahun itu. Ada sekitar lima menit Ahok meladeni aduan Saleh. Ahok lantas memanggil stafnya, Maruhal.

Ahok minta agar Maruhal mencatat aduan Saleh dan langsung dipertemukan dengan Kepala Bina Marga DKI Yusmada Faizal. Tampak Ahok mengambil denah milik Saleh sembari memberikan sebuah catatan.

"Maruhal mana? Ini kamu arahkan ke Yusmada. Arahin ya," ujar Ahok.

Maruhal langsung membawa Saleh ke sebuah ruangan untuk memberikan penjelasan mengenai aduannya. Saleh mengatakan, nantinya Pemprov DKI akan kembali mengundangnya untuk langsung berdialog dengan Yusmada.

Saleh mengatakan, dia tidak memiliki kepentingan pribadi sampai harus melaporkan hal itu ke Ahok.

"Saya ini enggak ada kepentingan apa-apa, Pak. Saya minta arsitek gambar ini, Rp 2 juta saya bayar, no problem. Masa setiap hari wali kota, camat, mandang ini jalan. Gimana sih kerjanya?" ujar Saleh sambil menggerutu. (Kompas)

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11