Dipolisikan, Bos Baba Rafi Tepis Tudingan Selingkuh dengan Artis BN Dipolisikan, Bos Baba Rafi Tepis Tudingan Selingkuh dengan Artis BN


Dipolisikan, Bos Baba Rafi Tepis Tudingan Selingkuh dengan Artis BN
Liputanberita.net - Bos kebab Turki Baba Rafi, Hendy Setiono, dilaporkan ke polisi oleh mantan istrinya, Nilam Sari, menggunakan pasal perzinaan. Hendy angkat bicara menanggapi laporan itu.

"Permasalahan ini hanya kesalahpahaman dalam berumah tangga, yang saat ini sedang saya selesaikan. Adapun mengenai beberapa informasi negatif mengenai pribadi saya yang beredar di publik, dengan segala hormat saya nyatakan tidak benar," kata Hendy kepada detikcom, Sabtu (25/2/2017).

"Karena itu, saya mohon doa dan dukungan dari rekan media agar kesalahpahaman ini dapat terselesaikan," imbuhnya.

Nilam melaporkan Hendy ke Polda Metro Jaya pada Jumat (24/2) kemarin. Nilam menuding Hendy melakukan perzinaan dan aborsi.

"Saya mau melaporkan karena terkait ada dugaan perselingkuhan dan dugaan zina, juga sampai dugaan aborsi," ujar Nilam kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/2/2017).

Pernikahan Nilam dengan Hendy sudah berlangsung selama 14 tahun dan telah dikaruniai anak. Biduk rumah tangga keduanya mulai tidak harmonis tiga tahun belakangan.

Nilam mengatakan memiliki bukti dugaan perzinaan mantan suaminya itu. "Saya punya bukti HP, karena melalui HP itu saya tahu semua, mulai dari check-in di mana, jam berapa, transfer dengan siapa, jumlahnya berapa," jelasnya.

Menurutnya, Hendy tidak hanya berselingkuh dengan satu orang, tapi juga dengan artis. "Tidak hanya satu perempuan, bahkan melibatkan satu artis berinisial BN. Ada juga satu kader partai yang namanya HP. Ada juga dari salah satu himpunan pengusaha yang nama organisasinya sangat terkenal di Jakarta dan jaringan di seluruh Indonesia," terangnya.

Selain mantan suaminya, Nilam melaporkan wanita berinisial MS, yang diduga selingkuhan Hendy. "Hari ini saya laporkan MS juga karena buktinya sangat kuat, diduga hamil dan diduga aborsi. Karena di situ ada klinik, obat," sambungnya. (detikcom)

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11