Setelah FPI Keok, Mereka Provokasi NU, Pepo Cerdas! Setelah FPI Keok, Mereka Provokasi NU, Pepo Cerdas!


Setelah FPI Keok, Mereka Provokasi NU, Pepo Cerdas!
Liputanberita.net - Melihat berita Ahok akan melaporkan Maruf Amien ke polisi, saya jadi berpikir itu sesuatu yang terlalu jauh. Ahok dan pengacaranya pasti paham setidak sukanya kita pada MUI, melihat blunder sikap Maruf Amien, namun terlalu buang tenaga dan waktu kalau sampai mau melaporkan balik. Sebab tujuan akhir dari serangkaian perdebatan ini hanyalah agar Ahok tidak ditahan.

Namun beberapa media mainstream yang selama ini berafiliasi dengan masyarakat bumi datar dan pendukung Prabowo 2014, sudah terlanjur memberitakan bahwa Ahok mengancam akan melaporkan Maruf Amien. Sehingga muncullah meme dan kecaman yang mengatasnamakan warga NU.

Saya melihat ini strategi politik yang luar biasa dari Pepo. Mengingat di sidang-sidang sebelumnya para saksi kasus Ahok selalu keok dan dipermalukan, kini mereka sodorkan Maruf Amien. Berharap kelompok Ahok kembali melaporkan balik dan kemudian memprovokasi NU. Luar biasa.

Tapi untungnya kuasa hukum Ahok dan timnya cepat merespon dan secara tegas menyatakan “tidak akan melaporkan Maruf Amien.”

MUI Itu Apa?

Perilaku negatif MUI sebenarnya sudah terjadi sejak lama. MUI seolah-olah mewakili Tuhan yang membenarkan atau menyalahkan. Sehingga ketika ada tuduhan penistaan agama bertepatan dengan hari-hari menjelang Pilkada, MUI terpancing mengeluarkan fatwa karena alasan desakan beberapa kelompok. Itu yang diakui oleh Maruf Amien.

Lebih dari itu, Tengku Zulkarnain dengan tanpa rasa bersalah mengatakan seharusnya Ahok dipotong tangan dan kakinya atas kasus ini. Kemudian ada sekelompok orang yang menakut-nakuti jangan sampai ummat Islam bergerak melakukan pergerakan untuk menghukum Ahok.

Melihat susunan pengurus MUI yang berisi Tengku Zulkarnain, Bachtiar Nasir dan Zainut Tauhid, memang terlalu beresiko untuk menyerahkan urusan agama Islam kepada MUI. Ulama yang harusnya bijak menyikapi, sama sekali tidak terlihat di wajah pengurus MUI, terutama nama-nama yang saya sebutkan tadi. Lebih banyak provokasi dan mendukung aksi demo politis.

Mereka manfaatkan MUI untuk keluarkan fatwa, supaya Ahok bisa terkena kasus dan dipenjara, atau minimal elektabilitasnya menurun. Mereka kerahkan FPI untuk mendemo, tetap dengan cara-cara licik berkamuflase seolah-olah bagian dari MUI. Inilah kenapa mereka tak berani mengatasnamakan FPI atau kelompok persatuan lainnya. Mereka gunakan GNPF MUI. Padahal di balik semua ini ya FPI, Rizieq Shihab.

Tapi Allah memang maha asyik. Tuhan tunjukkan kebobrokan FPI. Rizieq yang memang provokatif dan begitu arogan, akhirnya terkena banyak masalah. 5 kasus dan 11 kali dilaporkan. Sehingga salah satunya, kasus penodaan pancasila dan penghinaan terahadap Soekarno, akhirnya membuat Rizieq ditetapkan sebagai tersangka. Tidak cukup sampai di situ, kini masih ditambah kasus foto telanjang Firza dan diduga merupakan permintaan Rizieq. Saat ini pun Firza sudah diamankan oleh polisi mengingat laskar FPI sudah mendatangi rumahnya.

FPI bisa dibilang sudah selesai. Saat Rizieq diperiksa polisi, sebenarnya masih ada bebarapa pihak yang ingin memprovokasi bahwa seolah-olah Rizieq mewakili Islam Indonesia. Ini sengaja mereka bentuk, dimulai dengan memberi Rizieq gelar imam besar Indonesia. Namun masyarakat tak terprovokasi. Kita sepakat bahwa itu bukan urusan ummat Islam.

Rizieq sudah tak bisa diandalkan mengingat dirinya sudah terkena 5 kasus hukum dan semuanya sedang diproses oleh polisi. Saksi-saksi FPI juga terlihat tidak berkualitas, sehingga di pengadilan jadi seolah ajang kampanye untuk memenangkan Ahok.

Sekarang mereka coba membenturkan NU dengan Ahok. Mengaku-ngaku bahwa warga NU marah. Tujuannya sama, provokasi, kumpulkan massa, demo lagi, agar Ahok tak terpilih. Masih sama seperti dulu.

Tapi saya yakin NU bukanlah orang-orang yang mudah diprovokasi dan diajak turun ke jalan untuk mendemo Ahok. NU bukan FPI atau kelompok ormas radikal yang mau diajak teriak bunuh-bunuh-bunuh si Ahok.

Begitulah kura-kura

Ditulis oleh : Alifurrahman dari Seword.com

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11