Survei Para Syndicate: Ahok-Djarot Tertinggi, Agus-Sylvi Terendah Survei Para Syndicate: Ahok-Djarot Tertinggi, Agus-Sylvi Terendah


Survei Para Syndicate: Ahok-Djarot Tertinggi, Agus-Sylvi Terendah
Liputanberita.net - Lembaga Para Syndicate mengeluarkan hasil survei pasangan calon (Paslon) Gubernur DKI Jakarta pada Jumat (10/2). Hasilnya, paslon nomor urut dua yaitu Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) mengungguli dua Paslon lainnya.

Direktur Eksekutif Para Syndicate Ari Nurcahyo dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (10/2) sore mengemukakan elektabilitas Ahok-Djarot mencapai 33,12 persen. Disusul paslon nomor urut tiga, Anis Baswedan dan Sandiaga Uno sebesar 28,55 persen. Sementara Paslon Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sylviana Murni hanya 25,76 persen.

“Jika Pilkada dilakukan hari ini maka Ahok-Djarot masih teratas, disusul Anis-Sandi. Angka swing voters masih tinggi yaitu 12,57 persen. Debat terakhir malam ini akan menjadi penentuan,” kata Ari.

Ia menjelaskan lembaganya tidak melakukan survei lapangan seperti lembaga-lembaga lain. Lembaganya hanya mengolah, menganalisis dan memprediksi berdasarkan 11 lembaga survei yang telah mempublikasi hasil surveinya.

“Yang kami lakukan adalah model meta survei. Kami mengolah hasil 11 lembaga survei. Ada 24 kali rilis atau publikasi. Kami olah data 11 lembaga itu sejak Oktober 2016 hingga Februari 2017,” jelas Ari.

Dia menegaskan dengan model meta survei, yang dilihat adalah rata-rata dari hasil 11 lembaga survei tersebut. Pengamatan utama adalah pola dan tren yang dihasilkan atas tiga pasangan calon. Dengan cara tersebut bisa dilihat siapa yang punya elektabilitas paling tinggi, termasuk siapa yang berpeluang masuk putaran kedua.

Kesebelas lembaga survei yang dianalisis hasil adalah Indikator Politik Indonesia, SMRC, PolMark Indonesia, Poltracking dan Populi Center. Lembaga lainnya adalah Charta Politica, Lingkaran Survei Indonesia (Denny JA), Lembaga Survei Indonesia (Saiful Mudjani), LKPI, Median, dan Litbang Kompas.

Dari hasil pengamatan 11 lembaga survei itu diketahui pula rata-rata elektabilitas ketiga pasangan calon sejak Oktober 2016 hingga Februari 2017 adalah Ahok-Djarot 31,12 persen. Disusul Agus-Syilvi 26,47 persen dan Anis-Sandi 25,39 persen. Yang tidak menentukan pilihan mencapai 17,45 persen.

“Dari hasil analisis kami, pasangan nomor urut dua akan melaju ke putaran kedua. Penantangnya masih akan ditentukan dalam debat malam ini. Tetapi peluang yang paling besar adalah Anis-Sandi,” ungkapnya. (Beritasatu)

Artikel Menarik Lainnya

loading...

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11