Usai Gelar Perkara, KPK Bidik Tersangka Baru Kasus Korupsi Helikopter Usai Gelar Perkara, KPK Bidik Tersangka Baru Kasus Korupsi Helikopter


Usai Gelar Perkara, KPK Bidik Tersangka Baru Kasus Korupsi Helikopter
Liputanberita.net - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengaku sudah melakukan gelar perkara dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan helikopter AugustaWestland (AW)-101.

Dalam gelar perkara tersebut, KPK mengaku telah mengantongi sejumlah bukti untuk menaikan status penyelidikan ke tingkat penyidikan.

Bahkan Agus tak membantah pihaknya telah mengantongi potensi tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan helikopter AugustaWestland (AW)-101 di tubuh TNI.

“(Potensi Tersangka) Sudah, tapi belum kita tersangkakan. Tapi sudah kita gelar di KPK,” terang Agus di kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/6/2017)

Kendati demikian, saat disinggung perihal nama-nama yang berpotensi menjadi tersangka, Agus tak menjelaskan lebih jauh.

“Kita tunggulah, belum ada sprindik-nya (Surat Perintah Penyidikan). Saya ngomong kan nggak enak. Tunggu saja, jangan buru-buru,” tutup Agus.

Begitupun dengan dugaan pihak swasta yang turut bermain. saat disinggung perihal pihak swasta yang berpotensi sebagai tersangka, ia hanya melemparkan senyum dan beranjak meninggalkan lokasi.

Dalam pengungkapan pihak swasta, KPK telah bekerjasama dengan Puspom TNI yang sebelumnya telah menetapkan beberapa tersangka. Yakni Marsma FA, dan Letkol WW serta seorang bintara tinggi, Pelda SS sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan helikopter AW-101.

Ketiga tersangka diduga telah menggelembungkan harga pengadaan heli ini. Akibatnya, dari anggaran sebesar Rp 738 miliar, keuangan negara diduga dirugikan sekitar Rp 220 miliar. (Kriminalitas)

Artikel Menarik Lainnya

loading...

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11