Mahfud MD Sebut JK Tak Bisa Jadi Cawapres karena Sudah 2 Kali Menjabat Mahfud MD Sebut JK Tak Bisa Jadi Cawapres karena Sudah 2 Kali Menjabat

Mahfud MD Sebut JK Tak Bisa Jadi Cawapres karena Sudah 2 Kali Menjabat
Liputanberita.net - Wacana menjadikan HM Jusuf Kalla sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2019 kembali menguat. Padahal Jusuf Kalla telah dua kali menjabat sebagai wakil presiden.

Pertama, Jusuf Kalla menjabat sebagai wakil presiden di era Susilo Bambang Yudhoyono dan kedua di era Joko Widodo. Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD ada beberapa tafsir yang membuat JK tak bisa jadi cawapres lagi.

"Gini kalau itu ada tiga tafsir. Satu, kalimatnya memang bisa dibelok-belokkan oleh siapapun yang kuat secara politik. Tapi filosofinya dulu, mengapa kita membatasi karena kekuasaan itu harus dibatasi lingkup maupun waktunya," kata Mahfud MD di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/2).

"Sehingga kalau MK sudah pernah memutus dulu waktu saya, jabatan yang dikatakan tidak boleh dua kali itu baik berturut-turut ataupun tidak. Itu berlaku untuk misalkan bupati paling ujung di Sulawesi Barat atau Sulawesi Tenggara, diakan tidak berturut-turut. Dulu zaman Orde Baru gubernur, sekarang gubernur, lalu bilang saya tidak berturut-turut Pak. Ndak bisa," lanjut dia.

Karena, ditegaskan Mahfud MD, filosofi konstitusi itu untuk membatasi masa jabatan. Lalu kedua, larangan tersebut masih diatur di dalam aturan MPR.

"Maksudnya memang dua kali itu berturut-turut atau tidak berturut-turut. Tetapi silakan nanti MK memberi tafsir kalau memang akan ada yang mengajukan kepada MK. Kita hormati," ucap Mahfud MD. (kumparan)

Baca Juga Ini

[random][fbig1]
Diberdayakan oleh Blogger.
IBX582A9C9AF3C11